LINIKATA.ID, MAKASSAR –  Dinas Pendidikan Kota Makassar resmi membuka pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar (SD), Kamis (26/6) di Tribun Karebosi.

Kegiatan ini bagian dari ajang tahunan yang digelar secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kota, provinsi hingga nasional.

Lomba berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Juni 2025, dan melibatkan total 97 peserta dari 15 kecamatan se-Kota Makassar.

Tiga cabang olahraga yang dipertandingkan pada O2SN tingkat SD tahun ini yakni Karate, Pencak Silat, dan Senam.

Kepala Bidang Sekolah Dasar (Kabid SD) Dinas Pendidikan Makassar, Kurniati, S.Ip., M.M menyampaikan bahwa O2SN bukan hanya soal meraih gelar juara, tetapi juga sebagai wadah pengembangan karakter, sportivitas, dan budaya hidup sehat bagi siswa.

“Ajang ini bertujuan menjaring dan membina bibit-bibit atlet potensial sejak usia dini. Kami berharap para juara di tingkat kota bisa terus melaju hingga mewakili Sulawesi Selatan di tingkat nasional,” ujarnya saat ditemui di Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar.

Kurniati juga menekankan pentingnya ketelitian administratif dalam proses seleksi peserta. Sesuai petunjuk teknis dari pusat, setiap peserta wajib terdaftar dalam sistem basis data milik Pusat Prestasi Nasional.

Perlu diketahui peserta yang tidak terdaftar, meskipun juara di tingkat kecamatan, tidak dapat mewakili ke jenjang selanjutnya.

“Makanya kami bersama panitia mengecek satu per satu nama peserta. Jika tidak terdaftar dalam website pusat, kami harus menggantinya dengan juara berikutnya,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, sempat ditemukan sembilan peserta dari kecamatan yang tidak terdaftar, dan segera dilakukan konfirmasi ke sekolah masing-masing.

Hingga hari pembukaan, hanya tiga peserta yang tersisa belum memenuhi syarat karena efisiensi dan keterlambatan proses.

Baca Juga:  Bidan Nurlina Dapat Hadiah Umrah dari Gubernur Sulsel Andi Sudirman 

Pelaksanaan O2SN tingkat kota tahun ini sedikit terlambat dari jadwal ideal yakni Mei–Juni, yang diakibatkan oleh sejumlah kendala teknis dan mutasi pejabat.

Namun, Dinas Pendidikan tetap berupaya maksimal agar hasil lomba dapat segera dirangkum dan dikirim ke provinsi sebelum batas waktu.

Menariknya, dalam pembukaan O2SN kali ini turut hadir Ketua KONI Kota Makassar sebagai bentuk dukungan dan kolaborasi lintas lembaga dalam pembinaan olahraga usia dini.

Peserta yang juara nantinya mendapatkan sertifikat dan ini bisa digunakan sebagai penunjang jalur prestasi ke jenjang SMP.

“Kami berharap O2SN ini tidak hanya melahirkan atlet tingkat nasional, tapi juga membuka peluang hingga ke tingkat internasional. Ini investasi jangka panjang untuk masa depan olahraga Indonesia,” pungkas Kurniati.(sil/paul).

Penulis: sil

Editor: Dzila

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan